Mengenal lebih dekat visi dan sejarah SLB Roza
Pendirian SLB didasari oleh kepedulian Bapak Agus terhadap murid berkebutuhan khusus yang kesulitan dalam mengakses pendidikan formal di sekolah. Hal tersebut dikarenakan saat itu SLB di kecamatan Soreang hanya berjumlah 1 sekolah dan jauhnya jarak dari rumah murid ke sekolah. Dalam pendirian SLB ini, bapak Agus bekerjasama dengan Bapak H. Hasan Abdullah sebagai Ketua Yayasan Roudhotul jannah. Kerja sama tersebut menghasilkan kesepakatan bahwa SLB dibangun di lahan kosong yayasan Roudhotul Jannah. Maka, pada tahun 1998 menjadi tahun berdirinya SLB Roudhotul Zannah yang dikepalai oleh Bapak Drs. Agus Kuswana dengan 4 orang guru.
Penamaan SLB Roudhotul Zannah berdasarkan harapan para pendirinya agar sekolah ini menjadi ‘taman anak-anak surga’. Anak-anak surga adalah sebutan dari para pendiri untuk murid berkebutuhan khusus. Namun, terdapat kesalahan penulisan yang tidak dapat diubah karena sudah dioperasionalkan dengan nama SLB Roudhotul Zannah. Jika mengarah kepada arti taman anak-anak surga, maka penulisan yang tepat adalah Roudhotul Jannah.
Saat pertama didirikan, SLB Roudhotul Zannah memiliki 1 ruangan kelas dengan 15 orang murid. Murid-murid tersebut merupakan anak berkebutuhan khusus yang berasal dari lingkungan sekitar tanpa mengikuti alur seleksi, karena tujuan berdirinya sekolah ini adalah untuk mengakomodasi mereka. Selain itu, biaya sekolah tidak menjadi hal yang dibebankan kepada murid atau orang tua/wali murid. Biaya sifatnya fleksibel, tergantung kondisi keuangan dari orang tua/wali murid itu sendiri. Bahkan, pihak sekolah menekankan kepada orang tua/wali murid agar tidak sampai anak berhenti sekolah hanya karena masalah biaya.
Lingkungan sekolah yang strategis dengan letak geografis, SMALB di bawah naungan SLB BC Roudhotul Zannah berada di pusat Kabupaten Bandung yang merupakan desa dengan nuansa perkotaan. Letaknya yang strategis, berada di pinggir jalan, dekat dengan pusat pemerintahan Kabupaten Bandung dan
pintu tol Soreang. Di sekitarnya ada pabrik sepatu dan konveksi serta bermacam minimarket, Stadion, Kantor polisi, Kantor PEMDA, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Pasar, Hotel Bintang 4, tempat wisata alam pegunungan serta Rumah Makan dan Café. Hingga sampai saat ini, SLB BC Roudhotul Zannah terus berkembang menjadi sekolah yang berperan aktif dalam dunia pendidikan khusus. Salah satunya adalah lulus sebagai sekolah penggerak pada tahun 2022 dalam angkatan ketiga, bersamaan dengan terbukanya kuota sekolah penggerak di kabupaten Bandung. Sehingga pada tahun 2023 SLB Roudhotul Zannah akan bergerak sebagai sekolah penggerak. Keuntungan yang dirasakan dalam mengikuti dan menjadi sekolah penggerak adalah dapat membantu meningkatkan kompetensi guru dalam implementasi Kurikulum Nasional.
Terwujudnya murid yang religius, berprestasi, dan mandiri di tahun 2030.
Untuk mewujudkan visi tersebut, satuan pendidikan telah menentukan langkah-langkah strategis yang dituangkan dalam misi sebagai berikut:
1. Mengembangkan perilaku akhlakul karimah
2. Mengembangkan prestasi di bidang keagamaan
3. Mengembangkan prestasi di bidang olahraga
4. Mengembangkan prestasi di bidang seni
5. Mengembangkan kemampuan di bidang akademik
6. Mengembangkan kemampuan di bidang finansial